Sabtu, 17 Desember 2011

Ini Bukan Melankolis


Malam ini dingin menyapaku dengan lembut. Hembusan angin perlahan-lahan melukiskan wajahmu dengan begitu indah. Dan aku kembali menatap aspal yang sudah landai. Seperti mengkilap tersorot lampu-lampu ibukota. “ hey malam, ini aku. Yang memujamu dengan redupnya kehidupanku saat ini”.
“IM-3” . Tak lelah mata ini mengeja wajahmu di balik layar. Tajam tatapmu selalu meniupkan ruh –ruh semangat untuk tak pernah letih memujamu.  Dan aku tak sedikitpun merasakan lelah, dan tak terkecuali hingga saat ini. Aku tahu malampun sudah sejak lama memperhatikan rintihan hati yang tak sedikitpun merasakan lelah. Apa lagi TUHAN.
“IM-3”. Seperti apa jika aku mengabaikan semua ini? Dan bagaimana mungkin aku bisa mengalihkan rasa yang tumbuh dengan subur di setiap saatnya. Ini bukan hanya sekedar rindu yang mulai keterlaluan. Tapi ini lebih dari pada rindu yang menjadi candu. Aku tahu, kau bukan hal yang mudah untuk aku takhlukkan. Bukan pada dirimu ataupun di sekitarmu. Tapi lebih pada takdir. Karna itu lebih pasti dari pada semua itu. Tersebab semua itu doa-doaku tak pernah henti mengibamu. Bukan hanya saat aku mengingatmu, Tapi lebih dari sekedar mengingat.  Dan aku yakin ini bukan puisi.

“IM-3” . Mungkin aku akan terhenti atau berhenti dengan sendirinya. Tapi apakah itu akan aku lakukan?. Yah, semua itu akan terjadi bila harapanku sudah benar-benar kau hentikan. Ini bukan janji. Hanya saja rerintihan dan harapan-harapan yang semakin hari semakin menjadi jadi. Tak pernah aku prediksikan. Tapi ini hadir dengan sendirinya. Dan bukan hal yang melankolis. Karna aku bukan kesedihan untukmu.
“IM-3”. Kalamullah (Bismillah….) selalu menjadi saksi dalam setiap kala aku mendoakan hubungan kita.  Sholatullah selalu menjadi pembuka dan penutup  doa doa yang aku panjatkan. Dan ragaku adalah saksinya. Oleh karna itu, berikanlah cintamu seperlunya untukku dan berikanlah usahamu sebisamu untuk mempertahankan aku . aku tak akan pernah menagih. Tapi aku akan selalu berharap. Pada tuhan. Dan padamu tentunya…….

1 komentar:

  1. Nyanyian surgamu membawaku melayang...
    menyibak rinduku yg terhalang dinding yg brkarang-karang...wkwkwk ^,^

    Dd vira lucuuu, aqu minta yah foto'y.

    BalasHapus

Terima kasih kunjungannya :)